This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label KEDOKTERAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KEDOKTERAN. Tampilkan semua postingan

Kamis, 21 Agustus 2014

Google gave up dug USD 11.6 Billion For Chicken




It is common knowledge that Google always pamper their employees with a variety of facilities so that they are comfortable working. Ranging from sports facilities, washing clothes, booths nap free to eat as much, just select. 

For all the free meals provided by Google, about Google spent how much it costs to supply food to tens of thousands of employees as much? 

Business Insider interviewed the former head of Google's executive chef, Nate Keller. He left Google in 2008, at that time Google had 19,000 employees. Unfortunately he did not know the condition of the kitchen of Google now. 

But when he worked there, Keller said he had to manage a team of 675 kitchen workers. He said that the current Google kitchen to serve 40,000 meals every day. Even to buy chicken alone, Google spent $ 1 million per month or approximately USD 11.6 billion (US $ exchange rate = USD 11,600). 

Further mentioned, in 2008 Google spent about $ 20 per employee per day for meals, or about $ 80 million per year to the cost of food alone. Now, the cost has been much higher likelihood. 

Keller now works as a chef at a food delivery startup, Sprig. He also reveals what it was like to pioneer one of the largest companies in the world kitchen. 

"I work at Google in 2002 At that time there were 400 employees and only 11 in the kitchen. From then until 2008, we have prepared more than 40,000 meals a day and has 675 employees in the kitchen," he told Business Insider. 

Keller went on to become the executive chef when his boss, Charlie Ayers, resigned in 2005 According to Keller, he got hired 7 executive chef kitchen to serve Google. 

"Google is growing so fast.'s Like entrepreneurial boot camp," said Keller. 

He also had to work closely with local farmers and suppliers to ensure the products he needs are met and to run the kitchen.

Removal of Fuel Subsidy Rated emphasis Upcoming Government


Policy restrictions on the sale of subsidized fuel as solar restrictions which were introduced some time ago considered to be effective in suppressing the subsidy which has been a burden in the State Budget (Budget). 


Executive Director of the Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, said Hendri Saparini, restrictions on the supply of subsidized fuel will also make inflation rise, the same as the government reduce or eliminate fuel subsidies. 

"By limiting supply, if I were it not fit. Trimming supply increase inflation although definitely not planned and designed to increase inflation," he said in CORE Discussion Media, in Tebet, South Jakarta, Wednesday (20/08/2014). 

However, according to him is very unfair if the next government was forced to abolish fuel subsidies, causing a rise in inflation which will have an impact on slowing economic growth. 

"We agreed the fuel subsidy has been taking a large portion of the state budget, but this is a mistake for many years. Government to come must be very heavy," he said. 

Therefore, if the government wants to reduce or eliminate fuel subsidies will also be accompanied by policies that are fair to the people that are not too heavy face pengingkatan inflation. 

"So how to make the design of a fair policy. Policy and often unfair, as Raskin should be allocated to the 25 million households, but that may just 15.5 million. Anyway do not get distracted buying power. The when, depends on what policy options are offered . Goal we reduce the burden on the state budget without burdening the people, "he said

Selasa, 12 Agustus 2014

Perubahan Fisiologis Yang Terjadi Pada Saat Kehamilan

oke kali ini saya akan tentang perubahan fisiologis saat kehamilan sambungan yang kemarin :D
Ketika hamil akan banyak perubahan fisik pada tubuh wanita, perubahan tersebut terjadi karena respon tubuh terhadap kehamilan dimana organ-organ tubuh menyesuaikan kapasitas dengan bertambahnya tugas dan fungsi serta sebagai pemberitahuan bahwa perubahan tersebut terjadi sebagai tanda adanya sebuah proses.
Perubahan tersebut meliputi :

a. Perubahan uterus
Uterus akan mengalami pembesaran pada bulan-bulan pertama kehamilan yang dipengaruhi oleh peningkatan hormon estrogen dan progesteron. Uterus pada wanita yang tidak hamil kira-kira sebesar telur ayam atau kurang lebih 30 gram karena peningkatan hormon tersebut pada akhir kehamilan menjadi 1000 gram. Bentuk uterus pada bulan-bulan pertama kehamilan seperti buah alpukat, agak gepeng. Pada bulan keempat akan berbentuk bulat. Selanjutnya pada akhir kehamilan akan kembali seperti semula, lonjong seperti telur. (Wiknjosastro, 2005)
b. Serviks uteri
Serviks uteri pada kehamilan juga mengalami perubahan karena peningkatan hormon estrogen. Serviks lebih banyak mengandung jaringan ikat dan banyak mengandung kolagen, jaringan otot hanya 10 %. Akibat kadar estrogen meningkat dan dengan adanya hipervaskularisasi maka konsistensi serviks uteri menjadi lebih lunak. (Winkjosastro, 2005)
c. Vagina dan vulva
Pada vagina dan vulva mengalami perubahan akibat hormon estrogen . Hipervaskularisasi mengakibatkan vagina dan vulva tampak lebih merah, agak kebiruan ( livide ), tanda ini disebut juga tanda Chadwick. Pembuluh-pembuluh darah alat genetalia interna akan membesar karena oksigenasi dan nutrisi pada alat-alat genetalia tersebut meningkat. (Winkjosastro, 2005)
d. Payudara ( mamae)
Payudara akan membesar dan tegang akibat hormon somatomammotropin, estrogen, dan progesteron, akan tetapi belum mengeluarkan air susu. Estrogen menimbulkan hipertropi sistem saluran, sedangkan progesteron menembah sel-sel asinus pada payudara. Disamping itu, dibawah pengaruh progesteron dan somatomammotropin, terbentuk lemak di sekitar alveolus, sehingga payudara menjadi lebih besar. (Winkjosastro, 2005)
e. Sirkulasi darah ibu
Sirkulasi darah ibu dalam kehamilan dipengaruhi oleh adanya sirkulasi ke plasenta, uterus yang membesar dengan pembuluh-pembuluh darah yang membesar pula. Volume darah ibu dalam kehamilan bertambah secara fisiologi dengan adanya pencairan darah yang disebut hidremia. Volume darah akan bertambah banyak, kira-kira 25% dengan puncak kehamilan 32 minggu. (Winkjosastro, 2005)
f. Sistem respirasi ( pernafasan)
Pada wanita hamil sering ditemukan keluhan rasa sesak dan nafas pendek yang ditemukan pada kehamilan 32 minggu keatas, hal ini disebabkan karena usus-usus yang tertekan oleh uterus yang membesar kearah diafragma, sehingga diafragma tertekan dan kurang leluasa bergerak. Kebutuhan akan oksigen pada wanita hamil meningkat ± 20 % sehingga wanita hamil bernafas lebih dalam. (Winkjosastro, 2005)
g. Traktus digestivus ( pencernaan )
Pada bulan-bulan pertama kehamilan terdapat rasa enek (nausea). Mungkin ini akibat pada hormon estrogen yang meningkat. Tonus otot-otot digestivus menurun, sehingga motilitas seluruh traktus digestivus juga berkurang. Makanan lebih lama berada dilambung dan apa yang telah dicerna lebih lama berada diusus. (Winkjosastro, 2005)
h. Traktus urinarius ( perkemihan )
Pada bulan-bulan pertama kehamilan akan timbul keluhan sering buang air kecil, hal ini dikarenakan uterus yang mulai membesar. Keadaan ini akan hilang dengan makin tuanya usia kehamilan. Pada akhir kehamilan gejala ini akan timbul lagi karena kandung kemih mulai tegang lagi bila kepala janin mulai turun kearah pintu panggul. (Winkjosastro, 2005)
i. Kulit
Kulit mengalami hiperpigmentasi yang biasa terdapat pada dahi, hidung yang dikenal sebagai kloasma gravidarum. Pada areola mammae, linea alba dikenal dengan linea gisea. Hal ini disebabkan karena terjadinya peningkata melanophore stimulating hormon (MSH). (Winkjosastro, 2005)

j. Berat badan bertambah
Peningkatan berat badan ibu selama kehamilan menandakan adaptasi ibu terhadap pertumbuhan janin. Berat badan wanita hamil akan naik kira-kira antara 6,5 kg – 16,5 kg atau rata-rata 12,5 kg selama hamil atau terjadi kenaikan berat badan sekitar 1,5 kg per minggu. (Winkjosastro, 2005)

PREGNANCY (Kehamilan)

1. Definisi
Kehamilan adalah suatu proses yang dimulai dari konsepi sampai dari mulai nya persalinan atau lahirnya janin. Lamanya kehamilan yaitu 280 hari atau 40 minggu. Dihitung dari hari pertama haid terakhir.
(Mochtar, 2001)
Kehamilan normal meruakan kehamilan yang tidak mengalami gejala-gejala atau kelainan maupun komplikasi dari usia kehamilan 280 hari (40 minggu atau 9 bulan 7 hari), dihitung dari hari pertama haid terakhir / HPHT. (Saifudin, 2002)



2. Proses Terjadinya Kehamilan
Kehamilan terjadi jika ada pertemuan dan persenyawaan antara sel telur atau ovum dan sel mani atau spermatozoa. Dalm air main terdapat spermatozoa sebanyak 100-12 juta tiap cc, kerena memiliki ekor yang dapat bergerak, maka dalam satu jam saja spermatozoa dapat melalui kanalis servikalis dalam kavum uteri kemudian berada dalam tuba falopii. Apabila pada saat bersamaan terjadi ovulasi maka vertilisasi mungkin dapat terjadi. Apabila fertilisasi terjadi maka sel telur akan disebut zygote dan zygote inilah yang akan berkembang menjadi janin atau fetus. (Sastrawinata, 1983)


3. Usia Kehamilan
Tuanya usia dalam kehamilan disebut dalam satuan minggu dan terbagi dalam tiga trimester, yaitu :
a. Trimester I antara 0 – 12 minggu
b. Trimester II antara 12 – 28 minggu
c. Trimester III antara 28 – 40 minggu (Mochtar, 2001)

4. Gejala dan Tanda Kehamilan

A. Tanda dan gejala perkiraan kehamilan
Tanda perkiraan kehamilan atau dugaan hamil berdasarkan pada data subjektif yang dirasakan oleh klien tetapi tidak dapat dideteksi tanpa didukung dengan adanya data objektif.
Tanda dan gejala meliputi :
1) Amenorea ( tidak dapat haid )
Gejala awal yang biasa terjadi antara lain tidak mendapat haid. Hal ini merupakan gejala awal yang penting agar dapat menentukan tuanya dan tafsiran persalinan dengan cara mengingat hari pertama haid terakhir.
2) Mual dan muntah (nausea dan vomiting)
Wanita hamil biasanya akan mengeluh merasa mual atau enek dan terkadang diikuti dengan adanya muntah. Gejala ini terjadi karena adanya peningkatan kadar hormon estrogen dan progesteron yang mempengaruhi peningkatan asam lambung, sehingga menimbulkan mual muntah.
3) Mengidam
Tidak seluruh wanita mengalami gejala ini, namun pada umumnya wanita hamil sering menginginkan makanan atau minuman terentu, hal ini disebut dengan ngidam.
4) Payudara / mamae terasa membesar dan tegang
Payudara membasar, tegang dan sedikit nyeri yang disebabkan pengaruh hormon estrogen dan progesteron yang merangsang duktus alveoli payudaya. Kelenjar montgomery terlihat lebih membesar.
5) Anoreksia ( tidak adanya nafsu makan )
Terjadi pada bulan-bulan pertama kehamilan dan akan hilang dengan tuanya kehamilan.
6) Sinkope ( pingsan )
Gejala ini sering dijumpai apabila wanita tersebut berada di tempat-tempat yang ramai, dianjurkan untuk tidak pergi ke tempat-tempat yang ramai. Hal ini terjadi karena gangguan sirkulasi ke daerah (sentral) menyebabkan iskemia susunan syaraf pusat dan menimbulkan sinkope atau pingsan, keadaan ini akan menghilang setelah umur kehamilan 16 minggu.
7) Sering berkemih
Ketika hamil kadung kemih akan tertekan oleh pembesaran rahim, hal ini yang menyebabkan seringnya buang air kecil. Gejala ini akan hilang pada trimester kedua dan pada akhir kehamilan akan timbul kembali, karena kandung kemih ditekan oleh kepala janin yang sudah mulai turun ke rongga panggul.
8) Obstipasi ( susah buang air besar )
Gejala ini terjadi karena tonus otot menurun yang disebabkan oleh terhambatnya peristaltic usus yang terjadi karena peningkatan progesterone.
9) Pigmentasi pada kulit terdapat pada:
a) Muka ( pipi, hidung dan dahi ) serta leher
b) Dinding perut akan timbul striae nigra, linea alba yang makin menghitam.
10) Epulis
Merupakan hipertropi papilla ginggivae dan sering terjadi pada trimester pertama kehamilan.
11) Varises
Terjadi karena pengaruh estrogen dan progesteron dan sering didapat pada daerah genetalia eksterna, betis, dan kaki.
(Wiknjosastro, 2005)


B. Tanda-tanda kemungkinan hamil
Tanda-tanda kemungkinan hamil berdasarkan pada data objektif yang dapat di dokumentasikan oleh pemeriksa. Tanda ini lebih nyata dari tanda dan gejala perkiraan kehamilan, namun meskipun demikian tanda ini tetap bukan merupakan temuan diagnostik yang pasti.
Tanda-tandanya antara lain:
1) Perut membesar sesuai dengan tuanya kehamilan. Perubahan terjadi dalam bentuk besar dan konsistensi perut juga mengalami perubahan.
2) Tanda hegar ( segmen bawah rahim melunak ), terjadi pada daerah istmus uteri, bagian ini menjadi sangat lunak sehingga bila dilakukan pemeriksaan dalam pada fornix posterior seperti saling bersentuhan.
3) Tanda Chadwicks merupakan warna kebiruan pada vagina yang terjadi karena pelebaran pembuluh darah.
4) Tanda Piskacek ( uterus besar dan lunak ), merupakan pembesaran fundus uteri yang tidak rata karena daerah implantasi janin akan tumbuh lebih cepat.
5) Kontraksi Braxton-hicks, keadaan dimana corpus uteri menjadi lebih keras.
6) Teraba ballotemen.
7) Pemeriksaan tes kehamilan positif.

C. Tanda pasti hamil
1) Adanya gerakan janin dalam rahim.
2) Terdengar bunyi jantung janin.
3) Rangka janin terlihat melalui sinar rongent ketika dilakukan pemeriksaan dengan ultrasonografi ( USG ).
(Mochtar, 2001)

PREGNANCY & BIRTH

Hari ini saya akan membagi kepada kalian tentang blok PREGNANCY & BIRTH (kehamilan dan kelahiran). Di universitas saya blok ini di hadirkan dengan niai sks 6.